Teknologi

Prototyping cepat menunjukkan pertumbuhan di industri medis

Industri medis sejauh ini merupakan adaptor terbesar untuk teknologi manufaktur aditif, dengan industri medis menyumbang sekitar 15% dari semua pembuatan prototipe cepat pada tahun 2009. Dari aplikasi baru hingga berpotensi menyelamatkan jiwa, industri medis akan terus menjadi segmen pertumbuhan yang kuat untuk pekerjaan pembuatan prototipe yang cepat. Utama tempat peneliti bekerja untuk menemukan aplikasi baru dan meningkatkan teknologi yang ada.

Secara tradisional merupakan alat untuk tahap validasi desain, dengan keterbatasan fisik awal yang mengarah pada prototipe yang rapuh dan peka terhadap gambar. Keterbatasan fisik ini berarti bahwa model prototyping sebagian besar digunakan untuk alat bantu desain visual dan kegiatan pemasaran, dengan fungsionalitas yang terbatas. Karena berbagai bahan yang tersedia untuk pembuatan aditif telah meningkat, demikian juga berbagai aplikasi untuk teknologi ini. Desainer sekarang dapat memilih bahan yang sangat mirip dengan produksi plastik, memungkinkan kecocokan, bentuk, dan fungsi untuk diuji. Perancang perangkat medis dapat menemukan potensi masalah produksi sebelum menggunakan alat produksi yang mahal.

Klinik ultrasound yang berbasis di London telah menjadi salah satu yang pertama di Inggris yang menyesuaikan kliennya dengan kesempatan untuk membeli model cetak 3D dari anak mereka yang belum lahir. Dokter di klinik juga mempelajari kemungkinan menggunakan USG 3D bersama dengan pencetakan 3D sebagai alat untuk diagnosis dini masalah perkembangan dan penyakit dengan tujuan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup anak yang sakit.

Perusahaan ortopedi juga telah melihat potensi prototyping cepat, dengan insinyur desain ortopedi seperti Orchid Design menggabungkan pencetakan 3D ke dalam proses desain untuk memvalidasi desain dan mencegah kesalahan desain yang mahal. Peacocks Medical yang berbasis di Newcastle telah mengambil langkah lebih jauh, dengan memasukkan sintering laser selektif ke dalam proses produksi mereka. Dengan SLS, Peacocks Medical dapat membuat prostetik “yang pas” untuk kliennya.

Sementara aplikasi ortotik dan prostetik dari teknologi ini telah terbukti positif, potensi sebenarnya dari pembuatan prototipe cepat terletak di bidang bioprinter. Para peneliti sedang mengerjakan mesin cetak 3D yang mampu mencetak kulit, darah, dan organ manusia. Jika penelitian ini berhasil sejauh ini telah menunjukkan hasil yang positif, tetapi kemungkinan kecil kita akan melihat printer 3D di rumah sakit setempat. Untuk korban luka bakar dan pasien transplantasi, bioprinter memiliki potensi untuk perawatan yang menyelamatkan jiwa.

Rapid Prototyping sekarang menawarkan material bersertifikat USP Grade VI dan ISO 13485 yang telah meningkatkan peran rapid prototyping dalam industri medis. Bahan stereoskopik DAS cocok untuk digunakan dalam uji praklinis sementara peleburan berkas elektron dan sintering logam laser langsung telah terbukti populer sebagai proses manufaktur untuk implan ortopedi khusus. Dengan investasi berkelanjutan dalam bahan dan penelitian dalam bioprinting, beberapa tahun ke depan kemungkinan akan melihat perubahan lebih lanjut dalam seberapa cepat teknik pembuatan prototipe diterapkan pada industri medis.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button